Selasa, 10 Juli 2007

Bahrain: Indonesia Bukan Tim Terlemah

Milan Macala (AFP/Adek Berry)Dari peringkat FIFA dan reputasi Indonesia memang berada di bawah tiga tim lain di Grup D. Namun pelatih Bahrain Milan Macala tidak melihat Indonesia sebagai tim terlemah.

Macala menyatakan pihaknya sama sekali tak berani memandang remeh Ponaryo Astaman dkk dalam pertandingan pertama grup ini di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (10/7/2007).

Salah satu alasan pelatih berkebangsaan Republik Ceko itu adalah munculnya kejutan di awal turnamen. Tim favorit Australia nyaris ditekuk Oman, Thailand menahan Irak 1-1, dan Vietnam menundukkan Uni Emirat Arab 2-0.

"Anda boleh beranggapan mereka tim terlemah, tapi pendapat saya berbeda," ujarnya dalam konferensi pers di Hotel JW Marriot, Jakarta, Senin (9/7/2007).

"Tak ada tim yang lebih lemah. Lihat apa yang terjadi di Vietnam dan Thailand. Vietnam mengalahkan UEA, sedangkan Irak mendominasi babak pertama melawan Thailand, tapi setelah turun minum ceritanya berbeda."

Kondisi yang khas di Asia Tenggara juga menjadi catatan tersendiri buat tim-tim di luar kawasan tersebut. "Sering hujan dan tim-tim Teluk tak terbiasa dengan kondisi demikian. Semua bisa menang. Inilah sepakbola, dan ini sangat menyenangan," tukasnya.

Selain itu faktor tuan rumah tentu alasan lain. Di satu sisi dukungan mayoritas penonton memang menjadi tekanan tersendiri buat Indonesia, tapi mereka akan tampil semangat.

"Tapi buat kami ini juga takkan mudah. Kami menghadapi partai ini dengan amat serius," kata Macala lagi.

Mengenai Bahrain Macala menggarisbawahi kurangnya waktu persiapan. Banyak pemainnya masih terlibat di ajang semifinal piala domestik dua minggu lalu. Sebaliknya, Indonesia sudah berlatih intensif bersama hampir dua bulan.

"Tim seperti Vietnam, Thailand, Malaysia dan Indonesia punya persiapan bagus karena mereka tuan rumah."

0 komentar: